Jenis-Jenis PKH
Foto: Ilustrasi bantuan PKH

Jenis – Jenis Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) 2021

Kesejahteraan sosial menjadi salah satu isu yang akan ditangani oleh pemerintah melalui program keluarga harapan (PKH). Terlebih dengan munculnya pandemi, keluarga dengan pendapatan minim rentan terkena dampaknya.

Masyarakat yang terjebak dalam kondisi kemiskinan rentan terhadap dampak ekonomi, mulai dari kemampuan memberikan pendidikan kepada anaknya. Memenuhi kebutuhan nutrisi serta mendapatkan akses kesehatan juga sangat terbatas.

Dengan adanya program ini, diharapkan mampu mengubah kondisi masyarakat serta mampu mengurangi angka kemiskinan di Indonesia. Pada praktiknya, rancangan programnya benar – benar mampu mengurangi angka kemiskinan hingga meningkatkan konsumsinya.

Namun desain dari programnya tidak hanya sekedar memberikan bantuan saja, tetapi juga memberikan edukasi. Sehingga tumbuh keberdayaan dalam memenuhi kebutuhan mereka sehari – hari, paling minimal mengakses kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

Jenis – Jenis PKH (Program Keluarga Harapan)

Tujuan diadakannya program ini adalah mampu mengurangi kemiskinan serta memberikan keringanan pada keluarga penerima manfaat (KPM). Ada tiga bidang yang menjadi sasaran utama, yaitu pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

BACA JUGA:  Link Pendaftaran KIP Kuliah 2021

Harapannya melalui programnya terdapat perubahan pola perilaku dari masyarakat Indonesia. Terutama dalam mengenal berbagai fasilitas umum, keuangan formal, serta mengakses pendidikan hingga ke jenjang paling tinggi.

Sasaran programnya spesifik, yaitu keluarga dengan kondisi ekonomi lemah. Untuk menjadi KPM, harus mendaftarkan terlebih dahulu melalui RT/RW untuk diverifikasi oleh Dinas sosial lalu dicatat datanya dalam DTKS.

Bantuan Pendidikan untuk Anak Sekolah

Pendidikan memberikan peranan penting dalam membentuk generasi muda. Melalui pendidikan akan diajarkan mengenai karakter, kemandirian, serta berbagai kompetensi sesuai dengan tuntutan zaman. Serta mampu mengasah kreativitas atau bersosialisasi.

Pemerintah memang sudah memberikan kewajiban belajar serta mengupayakan berbagai cara agar sekolah gratis. Namun kebutuhan lainnya seperti seragam, buku, uang saku, transportasi masih menjadi kendala tersendiri terutama bagi keluarga kurang mampu.

Sebagai upaya mengurangi beban serta memberdayakan KPM, dibentuklah bantuan untuk dana pendidikan. Besarannya sesuai dengan jenjang yang sedang ditempuh, bervariasi antara tingkat SD, SMP, hingga SMA.

Paling minimal besarannya 900.000 rupiah untuk anak SD dan paling besar 1.500.000 rupiah untuk SMA sederajat. Dengan adanya dukungan dana pendidikan, diharapkan angka putus sekolah dapat berkurang serta menambah motivasi siswa didiknya.

BACA JUGA:  Bantuan Biaya Kuliah Kemendikbud Begini Cara Daftarnya

Bantuan Ibu Hamil, Balita, dan Lansia

Program keluarga harapan berikutnya adalah pemberian bantuan kepada ibu hamil dan balita. Indikator sebuah negara sejahtera adalah apabila gizi ibu dan balita terpenuhi, dengan ada bantuannya diharapkan mampu meningkatkan tingkat kesejahteraannya.

Pertimbangan gizi juga menjadi salah satu faktornya, karena proses kehamilan serta masa – masa balita adalah masa – masa penting. Pertumbuhan fisik, otak, otot sangat dipengaruhi oleh masa kehamilan hingga balitanya.

Besaran bantuannya juga cukup besar, yaitu 3.000.000 rupiah, dengan batasan maksimal adalah dua kali kehamilan dan dua balita dalam satu keluarga. Harapannya dapat dimanfaatkan dengan baik agar generasi mudah sehat dan cerdas.

Lansia dan disabilitas berat juga menjadi perhatian dari pemerintah. Secara fisik mereka tidak mampu mencari kerja untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Demi meringankan bebannya diberikanlah insentif melalui program ini.

Besarannya sedikit di bawah ibu hamil dan balita, yaitu 2.400.000 per tahun. Namun adanya dana tambahan ini tentunya dapat mengurangi beban tanggungan ekonomi keluarganya serta dapat dimanfaatkan untuk menunjang keperluan sehari – hari.

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Salah satu tujuan dari program keluarga harapan adalah memberikan kemandirian, kesejahteraan, serta berperan dalam pembangunan berkelanjutan. Pemenuhan gizi serta dukungan UMKM adalah salah satu caranya.

BACA JUGA:  Program BLT Anak Sekolah

Kombinasi kedua alternatif solusi tersebut membentuk bantuan pangan non tunai (BPNT). KPM diberikan kesempatan menukarkan bahan pangan yang dibutuhkan, mulai dari kualitas, jenis, waktu, dan harganya pada e-warong.

Pemberian bantuannya disalurkan melalui rekening penerima, namun tidak dapat ditarik tunai. Harus ditukarkan menjadi bahan pangan pokok (beras dan telur). Penukarannya bisa melalui agen – agen tertentu dengan fasilitas e-warong.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan antara pemilik usaha bisa memperoleh pelanggan serta bagi keluarga penerima manfaat bisa memilih sendiri kebutuhannya sesuai dengan keinginannya. Sehingga ekonomi dan kesejahteraan berjalan beriringan.

Kemiskinan memang merupakan permasalahan untuk ditangani bersama. Bentuk penanganannya adalah dengan meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan, salah satunya melalui program keluarga harapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *