spyware Trojan virus Joker

Mencuri Data dan Menguras Uang Pengguna 16 Aplikasi Bervirus Joker Ini Harus dihapus dari HP Androidmu!

Kepolisian Negara Belgia telah mendeteksi adanya aplikasi Play Store yang terinfeksi virus Joker. Banyak aplikasi dalam daftar memiliki nama yang sangat umum yang membuatnya sulit dikenali dan tidak sedikit pengguna yang salah mengira mereka sebagaiaplikasi yang populer dan sah.

Daftar ini pertama kali disorot oleh badan keamanan siber Quick Heal. Sebetulnya aplikasi-aplikasi terkena virus tersebut telah dihapus oleh Google dari Play Store tetapi banyak pengguna masih menyimpannya di perangkat mereka.
Aplikasi harus dihapus dari smartphone sesegera mungkin.

Apa itu virus Joker?

Virus atau malware Joker, seperti yang sering disebut, adalah kode berbahaya yang bersembunyi di aplikasi Android. Aplikasi ini biasanya ditempatkan di Google Play Store, dan malware tetap tidak terdeteksi pada awalnya tetapi menyebabkan  kerusakan serius.

Malware ini telah dikategorikan sebagai “Spyware Trojan”, melakukan operasi yang tidak diketahui oleh penggunanya dan menimbulkan kerugian finasial.

Apa yang virus Joker lakukan?

Ada berbagai macam kejahatan yang bisa dilakukan oleh virus/malware ini. Itu dapat mencuri pesan SMS, daftar kontak, dan informasi perangkat. Oleh karena itu, ia dapat berinteraksi dengan situs periklanan, dan berlangganan layanan premium tanpa sepengetahuan Anda. Dengan cara ini, secara langsung menyebabkan kerugian finansial bagi Anda. Awalnya mengandalkan penipuan SMS, tapi itu tidak cukup, karena berkembang, dan sekarang melakukan pembayaran online di latar belakang.

BACA JUGA:  Hapus Aplikasi Pemindai Barcode Jika Tidak Ingin Terkena Virus

Kapan virus Joker pertama kali muncul?

Malware Joker pertama kali muncul pada tahun 2017. Pada saat itu, malware ini mengandalkan penipuan SMS, tetapi dengan cepat berkembang untuk melakukan beberapa kerusakan besar di latar belakang, dengan mendaftar ke layanan yang berbeda, dan memengaruhi rekening bank mereka.

Peristiwa apa lagi yang patut dicatat?

Malware ini juga muncul pada September 2020, ketika ditemukan di 24 aplikasi Android. Bersama-sama, aplikasi ini mencetak lebih dari 500.000 unduhan, sebelum Google menghapusnya. Malware, pada titik ini, memengaruhi orang-orang di lebih dari 30 negara di seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat, Brasil, Spanyol, dan lainnya.

Inila enam belas aplikasi yang ditemukan dengan malware:

Virus Joker ini bekerja mencuri informasi dari perangkat korban melalui pesan singkat atau SMS, daftar kontak, dan informasi perangkat. Karena ini adalah Trojan, ia diam-diam berinteraksi dengan situs periklanan saat korban berlangganan layanan premium tanpa sepengetahuan mereka. Layanan berlangganan ini memulai ekstraksi dana dari rekening bank korban.

Dikutip dari laman truescoopnews.com, 16 aplikasi yang terdeteksi mengandung virus Joker yaitu

  1. All Good PDF Scanner,
  2. Blue Scanner,
  3. Care Message,
  4. Desire Translate,
  5. Direct Messenger,
  6. Hummingbird PDF Converter – Photo to PDF,
  7. Meticulous Scanner,
  8. Mint Leaf Message-Your Private Message,
  9. One Sentence Translator – Multifunctional Translator,
  10. Paper Doc Scanner,
  11. Part Message,
  12. Private SMS,
  13. Style Photo Collage,
  14. Talent Photo Editor – Blur focus,
  15. Tangram App Lock,
  16. Unique Keyboard – Fancy Fonts & Free Emoticons.
BACA JUGA:  Hapus Aplikasi Pemindai Barcode Jika Tidak Ingin Terkena Virus

Menurut laporan Tim Peneliti Quick Heal, Joker adalah spyware Trojan yang mengambil data notifikasi. Kemudian aplikasi terus mengambil data SMS dari notifikasi, dan meminta akses ke kontak. Saat akses diberikan, aplikasi membuat dan mengelola izin panggilan. Setelah itu, ia terus berfungsi tanpa menunjukkan aktivitas berbahaya apa pun yang terlihat oleh pengguna. Dikutip dari Kompas.com, 22 Juni 2021, Joker secara diam-diam akan membuat korban berlangganan layanan premium berbayar tanpa sepengetahuan korbannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *